Poros Informasi – Setelah sempat menunjukkan secercah harapan dengan penguatan tipis dalam beberapa hari terakhir, aset kripto XRP kembali tergelincir, gagal mempertahankan momentum pemulihan di atas ambang $1,02. Data terbaru dari porosinformasi.co.id pada Kamis (13/8) menunjukkan bahwa harga XRP kini bertengger di kisaran $1,0077, mencatat penurunan 1,21% dalam kurun 24 jam terakhir.
Pergerakan ini kembali menempatkan XRP di ambang level psikologis $1, sebuah titik krusial yang dapat menentukan arah pergerakan selanjutnya. Kinerja XRP dalam beberapa periode terakhir secara konsisten mengindikasikan tekanan jual yang belum sepenuhnya mereda, memicu kekhawatiran di kalangan investor dan trader.

Penurunan harga hari ini terjadi setelah XRP sempat mencapai $1,024144. Ini mengisyaratkan bahwa upaya para bull untuk mempertahankan momentum kenaikan belum berhasil, dan tekanan jual kembali muncul dengan kuat setiap kali harga mendekati area resistance tersebut.
Gagal Tembus Resisten Krusial, XRP Tertekan Lagi
Pertarungan Sengit di $1.02: Pembeli Kehabisan Napas
Kegagalan XRP untuk mengukuhkan posisinya di atas level $1,02 menjadi pemicu utama koreksi harga hari ini. Setelah sempat menyentuh $1,024144, upaya para bull untuk mendorong harga lebih tinggi tampaknya kehabisan tenaga. Zona $1,02 ini bukan sekadar angka; ia adalah benteng pertahanan krusial yang sebelumnya menjadi titik balik pemulihan.
Ketika benteng ini gagal dipertahankan, para trader jangka pendek dengan sigap mengambil peluang untuk merealisasikan keuntungan (profit-taking) atau bahkan membuka posisi jual (short position), memperparah tekanan turun yang mendorong XRP kembali ke $1,0077. Pergerakan ini secara gamblang menunjukkan bahwa kekuatan pembeli belum cukup dominan untuk mengubah resistance menjadi support baru. Selama XRP masih kesulitan melewati area $1,02–$1,024, tekanan jual berpotensi tetap muncul setiap kali harga mencoba melancarkan rebound.
Ujian Berat di Level Psikologis $1
Garis Pertahanan Terakhir: Apa Implikasinya Jika $1 Jebol?
Pergerakan harga XRP yang kini merayap mendekati ambang $1,001153 dalam 24 jam terakhir, menempatkan aset ini di persimpangan jalan yang sangat krusial. Level $1 bukan hanya sekadar angka bulat; ia adalah support psikologis fundamental yang seringkali menjadi penentu arah sentimen pasar.
Selama para pembeli berhasil menjaga XRP tetap di atas ambang ini, harapan untuk technical rebound masih menyala, membuka peluang untuk pemulihan jangka pendek. Namun, jika tekanan jual terbukti terlalu kuat dan $1 benar-benar jebol dengan volume yang signifikan, kita bisa menyaksikan pergeseran sentimen pasar yang drastis, berpotensi memicu gelombang penjualan lebih lanjut dan mencari level support yang lebih rendah. Kegagalan mempertahankan $1 juga berpotensi membuat trader mengincar level support yang lebih rendah setelah struktur jangka pendek berubah menjadi lebih bearish.
Tren Jangka Panjang Masih Membayangi
Koreksi Berkepanjangan: Angka-angka Bicara
Koreksi harga yang terjadi hari ini bukanlah anomali, melainkan bagian dari tren pelemahan yang lebih luas dan berkepanjangan. Dalam rentang tujuh hari terakhir, XRP telah kehilangan sekitar 3,57% nilainya. Gambaran lebih suram terlihat dalam periode yang lebih panjang: penurunan 5,02% dalam 30 hari, dan bahkan mencapai 12,44% dalam 60 hari.
Data ini secara gamblang menunjukkan bahwa XRP masih terperangkap dalam fase koreksi yang cukup dalam. Upaya rebound sporadis sebelumnya belum mampu membalikkan arah tren secara signifikan, karena setiap kenaikan selalu disambut dengan tekanan jual yang kuat. Dengan kinerja 90 hari yang anjlok sekitar 32,28%, jelas bahwa XRP memerlukan gelombang permintaan yang jauh lebih masif untuk benar-benar keluar dari cengkeraman bearish jangka menengah.
Volume Perdagangan: Sinyal Distribusi atau Akumulasi?
Membaca Arah Pasar dari Aktivitas Transaksi
Dengan volume perdagangan 24 jam yang mencapai sekitar $1,02 miliar, pasar XRP jelas masih sangat aktif. Namun, aktivitas ini perlu dicermati lebih dalam. Penurunan harga yang dibarengi dengan volume yang signifikan bisa menjadi indikasi kuat bahwa tekanan jual masih mendominasi.
Jika kita melihat volume melonjak saat harga XRP merosot dan gagal mempertahankan support $1, ini bisa menjadi sinyal distribusi—di mana pemegang besar melepas aset mereka—atau peningkatan aksi jual panik. Sebaliknya, skenario yang lebih optimis adalah jika volume meningkat saat harga berhasil memantul dari $1, menunjukkan adanya akumulasi dan potensi rebound yang lebih solid. Oleh karena itu, arah pergerakan volume dalam waktu dekat akan menjadi barometer krusial untuk mengukur sentimen pasar.
Kapitalisasi Pasar dan Posisi XRP di Tengah Badai
Raksasa Kripto Pun Tak Kebal Tekanan
Dampak dari pelemahan harga ini juga terasa pada kapitalisasi pasar XRP, yang kini menyusut hingga sekitar $63,16 miliar. Meskipun dengan pasokan beredar mencapai 62,68 miliar XRP, aset ini masih kokoh bertengger di peringkat keenam dalam daftar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.
Namun, predikat sebagai salah satu ‘raksasa’ di dunia kripto tidak lantas menjadikan XRP kebal terhadap gejolak pasar. Ketika sentimen risiko di pasar kripto global memburuk, bahkan aset dengan kapitalisasi pasar sebesar XRP pun dapat menjadi sasaran aksi jual, menunjukkan bahwa tidak ada aset yang sepenuhnya imun dari dinamika pasar yang volatil. Penurunan harga sebesar 1,21% hari ini juga menegaskan bahwa permintaan belum cukup kuat untuk menyerap tekanan jual di area resistance.
Prospek Jangka Pendek: Antara Harapan dan Kewaspadaan
Dua Skenario Utama Menanti XRP
Secara ringkas, penurunan harga XRP menuju $1,0077 hari ini merupakan akumulasi dari kegagalan mempertahankan momentum di atas $1,024144, diperparah oleh tren bearish jangka menengah yang persisten. Dengan pelemahan 3,57% dalam seminggu dan lebih dari 12% dalam 60 hari, jelas bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.
Untuk jangka pendek, XRP berada dalam fase bearish dengan potensi volatilitas yang tinggi. Seluruh mata kini tertuju pada level $1. Jika support krusial ini berhasil dipertahankan, ada harapan bagi XRP untuk melancarkan rebound dan kembali menguji zona $1,02. Namun, skenario terburuk adalah jika $1 jebol dengan volume penjualan yang masif, yang akan semakin mengukuhkan dominasi bear dan membuka jalan bagi penurunan lebih lanjut.
Dengan demikian, kemampuan XRP untuk mempertahankan level psikologis $1 akan menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya, sementara area $1,02–$1,024 tetap menjadi benteng yang sulit ditembus. Selama belum mampu menembus kembali area ini, setiap kenaikan masih berisiko menjadi peluang aksi jual baru bagi para trader.
Untuk informasi terkini seputar dunia kripto dan analisis pasar yang mendalam, ikuti terus Poros Informasi di Google News.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi dan fluktuatif. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh investor. Informasi dalam artikel ini bersifat edukasi dan tidak dapat dianggap sebagai nasihat finansial atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Selalu lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.






