Poros Informasi – 14 Agustus 2026 | Setelah sempat menunjukkan geliat pemulihan dalam beberapa hari terakhir, aset kripto XRP kembali menghadapi tekanan. Harga XRP turun ke $1,007, menandakan penguatan kembali tekanan jual setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan di atas level psikologis $1,02. Data per Kamis (13/8) menunjukkan penurunan sekitar 1,21% dalam 24 jam terakhir, membawa XRP semakin dekat dengan level $1 yang krusial.
Pergerakan harga terbaru ini terjadi setelah XRP sempat menyentuh angka $1,024144. Kegagalan untuk menembus dan bertahan di atas level tersebut mengindikasikan bahwa upaya para pembeli belum cukup kuat untuk membalikkan sentimen pasar. Sebaliknya, sebagian trader memilih untuk merealisasikan keuntungan atau kembali membuka posisi jual, yang kemudian mendorong harga XRP kembali melorot ke kisaran $1,0077.
Resistensi $1,02 Gagal Ditembus, Picu Gelombang Jual
Salah satu faktor utama di balik penurunan Harga XRP Turun ke $1,007 adalah ketidakmampuan aset ini untuk melanjutkan momentum kenaikannya setelah mencapai $1,024144. Area $1,02 sebelumnya telah terbukti menjadi titik pemulihan penting bagi XRP. Ketika harga kembali terbentur di zona ini dan gagal melesat lebih tinggi, trader jangka pendek cenderung mengambil langkah profit taking atau kembali membuka posisi jual. Situasi ini menciptakan tekanan jual yang kembali menguat, mendorong XRP menuju $1,0077.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa pembeli masih kesulitan untuk mengubah zona resistensi $1,02–$1,024 menjadi level support baru. Selama XRP masih bergulat di area ini, potensi munculnya tekanan jual setiap kali harga mencoba bangkit kembali akan tetap ada. Hal ini mengindikasikan bahwa kekuatan pembeli belum sepenuhnya dominan untuk mengendalikan pasar.
Level Psikologis $1 Menjadi Penentu Arah
Penurunan kali ini menjadi semakin krusial mengingat Harga XRP Turun ke $1,007 dan kini berada sangat dekat dengan level psikologis $1. Dalam periode 24 jam terakhir, XRP bahkan sempat menyentuh $1,001153. Level $1 ini bertindak sebagai support psikologis yang sangat penting. Jika pembeli berhasil mempertahankan XRP di atas angka ini, peluang untuk terjadinya technical rebound masih terbuka lebar. Namun, sebaliknya, jika harga menembus level $1 dengan volume penjualan yang meningkat, sentimen pasar dapat berubah menjadi lebih negatif dengan cepat.
Kegagalan mempertahankan level $1 dapat memicu aksi jual lebih lanjut, di mana para trader mulai mengincar level support yang lebih rendah. Struktur pasar jangka pendek pun berpotensi berubah menjadi lebih bearish, mengindikasikan tren penurunan yang lebih dalam.
Tren Mingguan Masih Menunjukkan Tekanan Jual
Penurunan harga XRP pada hari ini bukanlah sebuah anomali, melainkan bagian dari tren pelemahan yang lebih luas. Dalam sepekan terakhir, XRP tercatat mengalami pelemahan sekitar 3,57%. Jika dilihat dalam sebulan terakhir, penurunannya mencapai 5,02%, dan dalam 60 hari terakhir, XRP telah terkoreksi lebih dari 12,44%. Data historis ini menegaskan bahwa XRP masih berada dalam fase koreksi yang cukup panjang.
Upaya pemulihan yang terjadi sebelumnya belum mampu mengubah tren secara signifikan. Setiap kenaikan harga masih selalu dihadapkan pada tekanan jual yang kuat. Bahkan, kinerja 90 hari terakhir menunjukkan pelemahan sekitar 32,28%, mengindikasikan bahwa pemulihan XRP membutuhkan dorongan permintaan yang jauh lebih masif untuk membalikkan tren jangka menengah.
Volume Perdagangan dan Kapitalisasi Pasar
Volume perdagangan XRP dalam 24 jam terakhir berkisar di angka $1,02 miliar. Meskipun pasar masih menunjukkan aktivitas, penurunan harga yang terjadi bersamaan dengan volume tersebut justru menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih menjadi perhatian utama. Peningkatan volume saat harga turun dan gagal bertahan di level support dapat mengindikasikan aksi distribusi atau penjualan yang masif. Sebaliknya, jika volume meningkat saat harga memantul dari level support, ini bisa menjadi pertanda pemulihan yang lebih meyakinkan.
Akibat pelemahan harga, kapitalisasi pasar XRP turut menyusut ke kisaran $63,16 miliar. Meskipun masih menempati peringkat keenam berdasarkan kapitalisasi pasar dengan pasokan beredar sekitar 62,68 miliar XRP, aset ini tidak kebal terhadap sentimen pasar yang negatif. Ketika aset kripto berisiko mengalami pelemahan sentimen, XRP pun dapat terdampak aksi jual meskipun memiliki kapitalisasi yang besar.
Outlook Jangka Pendek: $1,02 sebagai Resistensi, $1 sebagai Kunci
Secara teknikal, XRP kini berada di persimpangan jalan antara level resistensi $1,02–$1,024 dan support psikologis $1. Jika XRP berhasil menembus kembali dan bertahan di atas $1,02, tekanan bearish jangka pendek berpotensi mereda, membuka peluang untuk menguji level resistensi berikutnya. Namun, jika level $1 gagal dipertahankan, tekanan jual diperkirakan akan semakin membesar, mengindikasikan kegagalan rebound sebelumnya dan potensi pencarian keseimbangan harga yang lebih rendah.
Dengan demikian, kemampuan XRP untuk mempertahankan level psikologis $1 akan menjadi faktor penentu arah pergerakan harga selanjutnya. Selama belum mampu menembus kembali rentang $1,02–$1,024, setiap kenaikan masih berisiko menjadi peluang bagi para penjual untuk kembali masuk ke pasar.







