Poros Informasi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan berskala besar. Kapal Motor Penumpang (KMP) Jatra I telah diberangkatkan sebagai armada ketiga yang dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan logistik vital bagi masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera. Keberangkatan ini menandai upaya berkelanjutan ASDP dalam memastikan bantuan esensial mencapai mereka yang paling membutuhkan, menegaskan peran strategis perusahaan dalam jaringan logistik nasional.
Logistik Kemanusiaan: Dari Tanjung Priok Menuju Pelosok Sumatera

KMP Jatra I memulai pelayarannya pada Selasa, 16 Desember 2025, dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapal ini dijadwalkan berlayar menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, sebelum melanjutkan rutenya ke Lhokseumawe, Aceh, Sibolga, Sumatera Utara, hingga Teluk Bayur, Sumatera Barat. Total sekitar 44 ton bantuan logistik diangkut dalam perjalanan ini, menegaskan peran krusial ASDP sebagai tulang punggung distribusi bantuan maritim yang efisien dan aman.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (17/12/2025), menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi berbagai pihak. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan memberikan kepercayaan kepada ASDP. Setiap bantuan yang dititipkan adalah amanah besar bagi kami untuk memastikan seluruhnya dapat terdistribusi dengan baik, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak," ujarnya, menekankan pentingnya sinergi dalam penanganan bencana.
Sinergi Multi-Pihak untuk Kebutuhan Mendesak
Bantuan seberat kurang lebih 44 ton ini mencakup berbagai kebutuhan pokok yang sangat mendesak, seperti bahan makanan, air minum, pakaian, serta perlengkapan darurat lainnya. Logistik kemanusiaan ini berhasil dihimpun dari kontribusi 18 mitra dan pemangku kepentingan yang beragam. Mereka meliputi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berbagai kementerian dan lembaga pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga sosial, yayasan, komunitas, serta dukungan internal dari ASDP sendiri. Distribusi utama bantuan ini ditargetkan untuk wilayah Belawan, Lhokseumawe, dan Sibolga, yang merupakan area-area prioritas terdampak bencana.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa KMP Jatra I tidak hanya membawa muatan logistik semata. "Kapal ini juga mengangkut 20 unit kendaraan campuran dan 60 penumpang," terang Windy. Para penumpang tersebut terdiri dari relawan kemanusiaan yang siap terjun langsung ke lapangan, pengemudi kendaraan bantuan yang akan mendistribusikan logistik ke titik-titik terpencil, serta personel pendukung lainnya yang akan terlibat aktif dalam proses distribusi di lapangan, memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat dan tepat waktu.
Inisiatif ini menegaskan komitmen ASDP dalam mendukung upaya pemulihan pasca-bencana dan memperkuat jaringan logistik maritim nasional, khususnya dalam situasi darurat. Keberangkatan KMP Jatra I menjadi simbol harapan dan solidaritas bagi masyarakat Sumatera yang tengah berjuang memulihkan diri dari dampak bencana.






