Angin Segar! Diskon Listrik untuk Korban Bencana Sumatera di Meja Presiden

Renita

Angin Segar! Diskon Listrik untuk Korban Bencana Sumatera di Meja Presiden

Poros Informasi – Pemerintah Republik Indonesia tengah mengkaji secara mendalam kebijakan diskon tarif listrik yang ditujukan bagi masyarakat di daerah terdampak bencana di wilayah Sumatera. Inisiatif strategis ini, yang diusung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mendapat dukungan penuh dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menandakan sinergi lintas kementerian dalam merespons kebutuhan mendesak warga yang tengah berjuang memulihkan diri.

Kebijakan Pro-Rakyat di Tengah Ujian Bencana

Angin Segar! Diskon Listrik untuk Korban Bencana Sumatera di Meja Presiden
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia secara tegas menyatakan komitmen pemerintah untuk memberikan keringanan biaya listrik kepada masyarakat yang tertimpa musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini diambil setelah sejumlah kepala daerah di wilayah tersebut secara resmi mengajukan permohonan diskon listrik kepada Kementerian ESDM, menunjukkan adanya aspirasi kuat dari tingkat lokal.

Dukungan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sinyal positif bahwa kebijakan ini memiliki landasan fiskal yang kuat dan akan dipertimbangkan secara serius. Sebelumnya, pada tahun 2025, pemerintah juga pernah menerapkan diskon tarif listrik sebagai salah satu stimulus ekonomi, menunjukkan bahwa instrumen kebijakan serupa bukanlah hal baru dan terbukti efektif dalam meringankan beban masyarakat di masa-masa sulit. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sementara, tetapi juga bagian dari upaya pemulihan ekonomi jangka panjang di daerah terdampak.

Mekanisme dan Perhitungan Anggaran yang Cermat

Saat ini, tim di Kementerian ESDM sedang bekerja keras melakukan perhitungan detail terkait durasi pemberian diskon serta estimasi besaran anggaran yang dibutuhkan. Proses ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa kebijakan yang akan diterapkan nantinya tepat sasaran, adil, dan berkelanjutan.

"Prinsipnya, Kementerian ESDM berkomitmen penuh untuk memberikan diskon ini. Namun, kami perlu memastikan perhitungan yang akurat mengenai berapa lama diskon akan berlaku dan berapa total biaya yang diperlukan. Proses ini sedang berjalan, dan saya pastikan hasilnya akan segera kami laporkan kepada Presiden agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat," jelas Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Kementerian ESDM 2025, pada Kamis (8/1/2026).

Kajian yang cermat ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang tidak hanya meringankan beban keuangan masyarakat, tetapi juga menjadi katalisator bagi percepatan pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana. Keputusan akhir terkait implementasi diskon tarif listrik ini akan segera diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto, menegaskan prioritas pemerintah dalam melindungi dan membantu warganya di tengah tantangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar