Poros Informasi – 18 Agustus 2026 | Pergerakan masif 5.014 Bitcoin (BTC) dari dompet digital Metaplanet sempat menggemparkan pasar dan memicu spekulasi liar bahwa perusahaan treasury Bitcoin asal Jepang tersebut tengah melakukan aksi jual besar-besaran. Namun, kabar miring ini segera ditepis oleh CEO Metaplanet, Simon Gerovich. Melalui klarifikasi tegas, Gerovich menjelaskan bahwa Metaplanet bantah jual 5.014 BTC, melainkan transaksi tersebut hanyalah pemindahan aset antar sistem kustodi internal perusahaan, bukan sebuah penjualan.
Data on-chain yang terekam oleh Arkham menunjukkan adanya perpindahan sekitar 5.014 BTC, yang jika dikonversikan nilainya mencapai Rp5,6 triliun. Jumlah yang sangat fantastis ini sontak memunculkan dugaan bahwa Metaplanet bersiap untuk melepas sebagian besar cadangan Bitcoin yang dimilikinya. Spekulasi ini semakin menguat mengingat perhatian pasar yang tengah tertuju pada sejumlah perusahaan dengan strategi Bitcoin treasury, seperti MicroStrategy yang diketahui sempat melakukan penjualan Bitcoin di tahun ini. Selain itu, pergerakan volume Bitcoin dalam jumlah besar dari dompet perusahaan memang kerap kali menjadi sorotan dan memicu spekulasi, terutama karena tujuan transaksi tidak selalu transparan di data on-chain.
Klarifikasi CEO Metaplanet: Bukan Penjualan, Tapi Operasi Kustodi Rutin
Menjawab kekhawatiran pasar, CEO Metaplanet, Simon Gerovich, secara langsung memberikan pernyataan melalui platform X. “Kami memindahkan 5.014 BTC antar alamat kustodian Metaplanet selama 24 jam terakhir. Ini adalah operasi kustodi rutin. Tidak ada bitcoin yang dijual, dan kepemilikan kami tetap 43.000 BTC. Semua alamat kami dipublikasikan, itulah sebabnya transfer tersebut dapat diamati secara real-time,” tegas Gerovich. Pernyataan ini secara gamblang membantah rumor penjualan dan menegaskan bahwa Metaplanet bantah jual 5.014 BTC.
Lebih lanjut, Gerovich menambahkan bahwa seluruh alamat dompet digital Metaplanet memang telah dipublikasikan. Hal ini memungkinkan publik untuk memantau setiap pergerakan dana secara transparan dan real-time. Dengan demikian, transaksi yang terjadi adalah bagian dari manajemen internal aset perusahaan.
Biaya Transaksi Mengejutkan: Rp120 Ribu untuk Triliunan Rupiah
Selain memberikan klarifikasi mengenai isu penjualan, Simon Gerovich juga mengungkapkan fakta menarik lainnya terkait transaksi tersebut. Total biaya jaringan yang dikeluarkan untuk memindahkan Bitcoin senilai Rp5,6 triliun ini hanya berkisar $8, atau sekitar Rp120 ribu. Angka yang sangat minim ini sontak menarik perhatian luas dari komunitas kripto global.
Fenomena ini semakin memperkuat narasi bahwa Bitcoin tidak hanya berfungsi sebagai aset investasi, tetapi juga sebagai infrastruktur pembayaran global yang terdesentralisasi dan efisien. Dengan biaya transaksi yang sangat rendah, siapa pun dapat memindahkan aset bernilai triliunan rupiah melalui jaringan blockchain Bitcoin. Hal ini menunjukkan potensi Bitcoin sebagai alat tukar yang revolusioner di masa depan.
Strategi Bitcoin Treasury Metaplanet Tetap Berjalan
Meskipun sempat ada kesalahpahaman mengenai transfer 5.014 BTC, Metaplanet menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen pada strategi akumulasi Bitcoin sebagai bagian integral dari Bitcoin treasury perusahaan. Kepemilikan Bitcoin Metaplanet hingga Agustus 2026 tercatat stabil di angka 43.000 BTC, yang dapat diakses secara publik melalui situs metaplanet.mempool.space.
Angka kepemilikan ini menunjukkan peningkatan, terutama setelah Metaplanet melakukan pembelian 2.823 BTC sepanjang kuartal II 2026. Hal ini menyebabkan total kepemilikan mereka naik dari 40.177 BTC pada akhir Maret menjadi 43.000 BTC di awal Juni 2026. Dengan nilai saat ini, total kepemilikan Bitcoin Metaplanet diperkirakan mencapai $2,7 miliar atau sekitar Rp48,5 triliun, menegaskan posisi mereka sebagai salah satu pemegang Bitcoin treasury terbesar.
Dengan klarifikasi ini, pasar dapat bernapas lega. Metaplanet bantah jual 5.014 BTC dan menegaskan kembali komitmennya terhadap strategi Bitcoin treasury. Peristiwa ini juga menyoroti efisiensi dan transparansi jaringan Bitcoin, serta potensi penggunaannya sebagai infrastruktur pembayaran global yang revolusioner. Metaplanet bantah jual 5.014 BTC, transfer cuma pindah custody adalah fakta yang harus dicatat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya verifikasi informasi di tengah derasnya arus spekulasi pasar aset kripto.







