Beli Mobil Tanpa DP? Strategi Baru Pembiayaan Syariah!

Renita

Beli Mobil Tanpa DP? Strategi Baru Pembiayaan Syariah!

Poros Informasi – Industri pembiayaan berbasis syariah di Indonesia tengah memasuki babak baru yang semakin kompetitif. Bukan sekadar menawarkan prinsip bagi hasil yang adil, para pemain besar di sektor ini kini mulai beradu strategi melalui skema pembiayaan yang sangat meringankan beban konsumen, salah satunya melalui kebijakan uang muka atau down payment (DP) nol persen.

Langkah agresif ini terlihat jelas dari manuver Mandiri Utama Finance (MUF) melalui unit bisnis MUF Syariah. Dalam ajang BSI International Expo 2026, perusahaan ini meluncurkan program yang dirancang khusus untuk menarik minat masyarakat yang ingin memiliki kendaraan tanpa harus menyiapkan dana tunai yang besar di awal.

Beli Mobil Tanpa DP? Strategi Baru Pembiayaan Syariah!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Strategi Agresif MUF Syariah di Pasar Kendaraan

Persaingan di sektor pembiayaan kendaraan tidak lagi hanya soal suku bunga atau margin, melainkan sejauh mana perusahaan mampu memberikan kemudahan akses finansial. MUF Syariah merespons dinamika ini dengan menawarkan paket promo yang cukup menggiurkan.

Selain skema DP 0%, konsumen juga berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp10 juta, yang besarannya disesuaikan dengan kategori harga kendaraan yang dipilih. Tak berhenti di situ, bagi konsumen yang ingin melakukan trade-in atau tukar tambah, tersedia tambahan cashback sebesar Rp5 juta khusus untuk kendaraan dengan harga on the road (OTR) di atas Rp350 juta.

Pertumbuhan Pesat Piutang Pembiayaan Syariah

Strategi "jemput bola" dengan promo menarik ini bukan tanpa alasan. Data menunjukkan bahwa tren pembiayaan syariah sedang berada di jalur pertumbuhan yang positif. Hingga periode September 2026, piutang pembiayaan syariah milik MUF tercatat telah menyentuh angka Rp8,7 triliun.

Angka tersebut menunjukkan lonjakan yang signifikan, yakni tumbuh sebesar 16,4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap instrumen keuangan syariah terus meningkat.

Sinergi Strategis Memperluas Jangkauan Pasar

Keberhasilan ekspansi ini juga didorong oleh kolaborasi erat antar lembaga keuangan syariah. Mandiri Utama Finance memperkuat posisinya dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Sinergi ini bertujuan untuk memperluas ekosistem pembiayaan kendaraan yang sesuai dengan prinsip syariah di seluruh lapisan masyarakat.

SEVP Mandiri Utama Finance, Judy Lesmana, mengungkapkan bahwa kehadiran mereka dalam berbagai pameran besar merupakan upaya nyata untuk mendekatkan layanan kepada konsumen. Menurutnya, melalui berbagai kegiatan promosi, perusahaan ingin memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan impian dengan skema yang lebih fleksibel dan sesuai dengan preferensi mereka.

Dengan adanya kemudahan DP nol persen dan berbagai insentif lainnya, diharapkan penetrasi pasar pembiayaan syariah dapat terus meroket, sekaligus memberikan alternatif pilihan bagi konsumen yang menginginkan transaksi yang lebih berkah dan ekonomis.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar