Ekspansi Global: RI Incar Pasar Afrika dan Timur Tengah!

Renita

Ekspansi Global: RI Incar Pasar Afrika dan Timur Tengah!

Poros Informasi – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyusun strategi agresif untuk mendobrak dominasi pasar tradisional produk kelautan nasional. Tidak lagi hanya terpaku pada negara-negara mapan, Indonesia kini mulai melirik kawasan Afrika dan Timur Tengah sebagai destinasi ekspor baru yang menjanjikan.

Langkah strategis ini diambil guna memperluas jangkauan produk perikanan tanah air ke wilayah-wilayah yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Hal ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi pasar agar ketergantungan terhadap negara tujuan utama dapat diminimalisir.

Ekspansi Global: RI Incar Pasar Afrika dan Timur Tengah!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ambisi Melampaui Target USD 10 Miliar

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDS PKP) KKP, Yudi Nurul Ihsan, menegaskan bahwa meskipun pasar tradisional tetap menjadi tulang punggung, ekspansi ke wilayah baru adalah sebuah keharusan untuk pertumbuhan ekonomi sektor kelautan.

"Negara-negara seperti Jepang, China, Eropa, dan Amerika Serikat tetap menjadi pasar unggulan kami. Namun, saat ini kami juga menambahkan Afrika dan Timur Tengah sebagai target baru untuk produk-produk kelautan dan perikanan kita," ujar Yudi dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Upaya ini bukan tanpa alasan. Pemerintah memiliki target ambisius untuk mendongkrak nilai ekspor perikanan nasional hingga menembus angka USD 10 miliar. Saat ini, realisasi nilai ekspor perikanan Indonesia masih tertahan di kisaran USD 6 miliar.

Strategi Penguatan Daya Saing di Pasar Global

Untuk mencapai target kenaikan dua kali lipat tersebut, KKP tidak hanya fokus pada perluasan wilayah geografis, tetapi juga pada peningkatan kualitas produk. Yudi menekankan bahwa daya saing produk menjadi kunci utama agar produk perikanan Indonesia mampu bersaing dengan negara produsen lainnya di pasar internasional.

"Kami memiliki target yang jelas. Nilai ekspor perikanan kita harus naik dua kali lipat. Jika saat ini berada di angka sekitar USD 6 miliar, maka target kami adalah melampaui USD 10 miliar," tambah Yudi.

Dengan mengincar pasar Afrika dan Timur Tengah, Indonesia berharap dapat menciptakan aliran pendapatan baru yang stabil. Selain itu, penguatan standar kualitas produk diharapkan dapat membuka pintu bagi lebih banyak jenis komoditas perikanan untuk masuk ke pasar-pasar baru yang memiliki permintaan tinggi namun belum jenuh.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar