Saham Ini Meroket Drastis! Cek Daftar Top Gainers Pekan Ini

Renita

Saham Ini Meroket Drastis! Cek Daftar Top Gainers Pekan Ini

Poros Informasi – Pergerakan pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan dinamika yang sangat kontras sepanjang pekan perdagangan 19 hingga 23 Oktober 2026. Di tengah fluktuasi pasar, sejumlah emiten berhasil mencatatkan lonjakan harga yang fantastis, memberikan imbal hasil tinggi bagi para investor yang jeli melihat peluang.

Dominasi Lonjakan Harga Saham di Bursa Efek Indonesia

Saham Ini Meroket Drastis! Cek Daftar Top Gainers Pekan Ini
Gambar Istimewa : img.okezone.com

PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) menjadi primadona di lantai bursa pekan ini. Saham TRUK berhasil memimpin daftar top gainers dengan performa yang sangat impresif, yakni melesat hingga 87,11 persen. Jika pada pekan sebelumnya saham ini diperdagangkan di level Rp3.220, kini harganya telah menyentuh angka Rp6.025 per lembar.

Tak kalah atraktif, saham Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) menyusul di posisi kedua dengan penguatan sebesar 70,57 persen, bergerak dari Rp384 ke level Rp655. Sementara itu, sektor peternakan juga menunjukkan taringnya melalui saham Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) yang terbang 63,64 persen, dari Rp22 menjadi Rp36.

Deretan Emiten dengan Kenaikan Signifikan Lainnya

Selain tiga besar di atas, terdapat beberapa emiten lain yang mencatatkan pertumbuhan nilai yang cukup signifikan bagi portofolio investor:

  • PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA): Menguat 53,85% (dari Rp338 ke Rp520).
  • Andira Agro Tbk (ANDI): Naik 47,37% (dari Rp19 ke Rp28).
  • Bank India Indonesia (BSWD): Melonjak 43,56% (dari Rp5.625 ke Rp8.075).
  • Lovina Beach Brewery Tbk (STRK): Bertumbuh 41,30% (dari Rp92 ke Rp130).
  • Sat Nusapersada (PTSN): Menguat 39,29% (dari Rp280 ke Rp390).

Waspada Koreksi: Daftar Saham yang Mengalami Penurunan Tajam

Di balik euforia kenaikan beberapa saham, investor juga perlu memberikan perhatian ekstra pada sejumlah emiten yang justru mengalami tekanan jual hebat. Alkindo Naratama Tbk (ALDO) menjadi salah satu yang paling terdampak, di mana harganya terkoreksi cukup dalam sebesar 29,92 persen, dari Rp1.955 menjadi Rp1.370.

Kondisi serupa dialami oleh saham AIMS yang merosot 29,29 persen ke level Rp700, serta MMIX yang melemah 28,92 persen ke angka Rp590. Penurunan signifikan juga terlihat pada beberapa saham lainnya seperti:

  1. IFSH: Turun 24,50% (dari Rp1.735 ke Rp1.310).
  2. ALKA: Melemah 21,79% (dari Rp5.600 ke Rp4.380).
  3. AKKU: Terkoreksi 18,10% (dari Rp105 ke Rp86).
  4. MSIN: Turun 17,65% (dari Rp136 ke Rp112).

Fenomena ini mengingatkan para pelaku pasar bahwa volatilitas adalah bagian tak terpisahkan dari investasi saham. Penting bagi investor untuk selalu melakukan analisis fundamental dan teknikal yang mendalam sebelum mengambil keputusan beli maupun jual di tengah kondisi pasar yang dinamis seperti ini.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar