Poros Informasi – Presisi dalam pengukuran volume gas menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas operasional serta transaksi niaga energi di Indonesia. Menyadari pentingnya aspek tersebut, langkah strategis diambil untuk memperkuat keandalan alat ukur guna memastikan setiap volume gas yang disalurkan tercatat dengan akurat dan sesuai dengan standar teknis yang berlaku.
Sinergi Strategis Demi Keandalan Infrastruktur Energi

Dalam upaya menjamin ketepatan data distribusi, PT PGAS Solution, yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, secara resmi memperkuat kolaborasi dengan Direktorat Metrologi. Kerja sama ini difokuskan pada pelaksanaan proses tera dan tera ulang terhadap meteran gas beserta perangkat pendukungnya.
Langkah ini bukan sekadar prosedur rutin, melainkan upaya fundamental untuk memastikan seluruh infrastruktur gas di Indonesia memenuhi persyaratan metrologi yang ketat. Dengan alat ukur yang terkalibrasi dengan baik, risiko ketidaksesuaian volume dalam transaksi energi dapat diminimalisir secara signifikan.
Optimalisasi Fasilitas Kalibrasi dan Standar Metrologi
Sinergi ini telah diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kantor Direktorat Metrologi, Bandung. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah mendorong pemanfaatan fasilitas kalibrasi secara optimal guna mendukung pengujian alat ukur gas yang lebih komprehensif.
Menariknya, kerja sama ini juga melibatkan pemanfaatan fasilitas kalibrator milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung proses tera dan tera ulang, khususnya pada meter turbin gas beserta seluruh perlengkapannya.
Dengan adanya integrasi antara keahlian teknis dari pihak metrologi dan fasilitas canggih milik PGN, diharapkan akurasi pengukuran gas nasional dapat meningkat tajam. Hal ini pada akhirnya akan memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi seluruh pelaku industri gas di tanah air, serta menjamin efisiensi dalam rantai pasok energi nasional.






