Rahasia Dendeng Balado Lokal Tembus Pasar Internasional!

Renita

Rahasia Dendeng Balado Lokal Tembus Pasar Internasional!

Poros Informasi – Cita rasa autentik Minangkabau kini tidak lagi hanya dinikmati di meja makan lokal, melainkan mulai merambah kancah yang lebih luas. Hal ini dibuktikan oleh Ami Bunayya, sosok di balik suksesnya unit usaha kuliner "DapurnyaAmi" yang berbasis di Padang Luar, Bukittinggi, Sumatera Barat. Melalui strategi produk yang tepat dan dukungan ekosistem digital, bisnis rumahan ini berhasil bertransformasi menjadi pemain pasar yang diperhitungkan.

Strategi Produk Sehat di Tengah Gempuran Harga Murah

Rahasia Dendeng Balado Lokal Tembus Pasar Internasional!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

DapurnyaAmi memiliki spesialisasi pada produk dendeng balado dan sambal cumi yang menjadi primadona konsumen. Keunggulan kompetitif yang diusung oleh Ami adalah komitmen terhadap kualitas bahan baku lokal Sumatera Barat serta standar produksi yang sehat, yakni tanpa penggunaan bahan pengawet maupun MSG (penyedap rasa buatan). Selain itu, lini produknya juga mencakup bakso dan ayam ungkep yang praktis bagi konsumen modern.

Dalam perjalanan bisnisnya, Ami sempat menghadapi tantangan klasik dalam dunia ekonomi: perang harga. Banyak kompetitor yang menawarkan produk serupa dengan harga yang jauh lebih rendah. Namun, alih-alih terjebak dalam perlombaan menurunkan harga yang dapat merusak kualitas, Ami memilih untuk mempertahankan margin usaha.

"Kami memilih untuk menjaga karakter produk sebagai identitas utama. Bagi kami, menjaga kualitas adalah strategi jangka panjang untuk memenangkan kepercayaan pelanggan di tengah persaingan yang ketat," ungkap Ami.

Transformasi Bisnis dari Katering Rumahan ke Frozen Food

Perjalanan bisnis ini tidak terjadi dalam semalam. Berawal dari layanan katering rumahan pada tahun 2019, Ami melihat adanya pergeseran perilaku konsumen, terutama saat pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020. Kebutuhan masyarakat akan makanan yang praktis, tahan lama, namun tetap memiliki rasa rumahan menjadi peluang emas.

"Awalnya kami hanya melayani pesanan dari rumah ke rumah. Namun, permintaan akan makanan beku (frozen food) yang siap saji meningkat pesat. Dari sinilah ide untuk mengembangkan varian produk sendiri muncul," jelasnya.

Peran Digitalisasi dan Pendampingan UMKM dalam Ekspansi Pasar

Keberhasilan DapurnyaAmi menembus pasar Riau, Pulau Jawa, hingga potensi pasar internasional tidak lepas dari pemanfaatan teknologi finansial dan pendampingan bisnis. Ami secara aktif menggunakan layanan perbankan BRI, seperti QRIS dan transaksi rekening BRI, untuk memastikan arus kas usahanya berjalan secara efisien dan profesional.

Selain aspek permodalan, Ami juga memanfaatkan platform linkumkm by BRI yang ia temukan melalui Rumah BUMN di Bukittinggi. Melalui ekosistem ini, ia mendapatkan akses ke berbagai pelatihan kapasitas bisnis yang sangat krusial bagi pertumbuhan UMKM.

"Bagi kami, BRI adalah rumah besar untuk menimba ilmu. Kami sangat mengandalkan pelatihan untuk menambah wawasan dalam mengelola usaha. Salah satunya melalui pengalaman mengikuti program Brilianpreneur pada 2022. Kami ingin terus belajar agar DapurnyaAmi bisa terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas," pungkas Ami.

Kini, produk DapurnyaAmi telah tersebar melalui jaringan reseller, ritel modern, hingga marketplace digital, membuktikan bahwa produk lokal dengan manajemen yang tepat mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional maupun global.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar