Poros Informasi – Mantan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), kembali menggemparkan jagat kripto dengan prediksinya yang berani: Bitcoin (BTC) berpotensi meroket hingga US$1 juta pada tahun 2033. Dalam wawancara eksklusif dengan The Block, CZ menegaskan bahwa target ambisius ini "sangat mungkin" tercapai jika laju adopsi Bitcoin terus meningkat secara signifikan dalam beberapa siklus pasar mendatang.
Menguak Prediksi Ambisius CZ

Pandangan optimistis CZ berakar pada keyakinannya terhadap potensi pertumbuhan Bitcoin yang belum terjamah. Menurutnya, aset kripto terbesar ini masih memiliki ruang ekspansi yang masif, jauh melampaui valuasi saat ini.
Adopsi Masif, Kunci Jutaan Dolar
CZ menyoroti bahwa tingkat kepemilikan Bitcoin secara global saat ini masih tergolong sangat rendah, diperkirakan kurang dari 1% dari total populasi atau kekayaan dunia. Angka ini, menurutnya, membuka "ruang pertumbuhan permintaan yang masif" di masa depan. Jika semakin banyak investor ritel maupun institusi mulai mengalokasikan dananya ke aset digital ini, lonjakan permintaan terhadap BTC dipastikan akan sangat substansial.
Skenario Pertumbuhan Bertahap
CZ memaparkan skenario kenaikan bertahap. Ia berpendapat, apabila siklus pasar besar berikutnya mampu melipatgandakan nilai Bitcoin hingga lima kali lipat, harganya bisa menyentuh angka US$600.000. Selanjutnya, siklus setelahnya hanya perlu menggandakan kembali nilai tersebut untuk mengantarkan Bitcoin ke ambang US$1 juta.
Meski optimistis, tim riset porosinformasi.co.id mencatat bahwa CZ mengakui ketidakpastian mengenai waktu pasti pencapaian target US$1 juta tersebut. Namun, ia tetap meyakini skenario ini sebagai sesuatu yang realistis dalam jangka panjang, memperkuat perdebatan tentang peran Bitcoin sebagai aset pertumbuhan utama di tengah adopsi global yang terus berkembang.
Realitas Jangka Pendek: Gelombang Kehati-hatian Institusional
Di tengah optimisme jangka panjang CZ, pasar kripto jangka pendek justru menunjukkan sinyal kehati-hatian. Data terbaru menyoroti adanya arus keluar dana yang signifikan dari produk investasi Bitcoin.
Outflow ETF dan Sentimen Pasar
Pada 30 Juni, produk Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mengalami arus keluar bersih yang signifikan, mencapai sekitar US$222,64 juta. Arus keluar terbesar tercatat dari IBIT milik BlackRock, dengan penarikan dana sekitar US$212,45 juta dalam satu sesi perdagangan. Fenomena outflow ETF ini mengindikasikan bahwa investor institusional masih cenderung berhati-hati dalam menghadapi kondisi pasar Bitcoin saat ini. Tekanan harga yang berkelanjutan, ketidakpastian ekonomi makro, dan sentimen pasar yang melemah kemungkinan besar mendorong sebagian investor untuk mengurangi eksposur mereka dalam jangka pendek.
Fondasi ETF Tetap Kokoh
Kendati demikian, penting untuk dicatat bahwa arus keluar harian ini belum sepenuhnya mengikis gambaran besar akumulasi jangka panjang di pasar ETF. Total net inflow kumulatif untuk Spot Bitcoin ETF masih sangat impresif, mencapai sekitar US$51,15 miliar. Selain itu, total aset bersih ETF Bitcoin spot di AS berada di kisaran US$70,95 miliar, dengan nilai perdagangan harian yang stabil di angka US$2,53 miliar. Angka-angka ini menegaskan bahwa minat terhadap instrumen investasi Bitcoin berbasis ETF masih sangat tinggi.
Analisis Teknis Bitcoin: Antara Konsolidasi dan Potensi Breakout
Dari sisi teknikal, Bitcoin menunjukkan pergerakan yang menarik, terjebak dalam zona konsolidasi namun dengan beberapa sinyal pemulihan.
Zona Kritis: Support dan Resistance
Secara teknikal, Bitcoin (BTC) saat ini bergerak di kisaran US$59.742, terjebak dalam fase konsolidasi yang cukup jelas. Pada grafik 4 jam, aset kripto terbesar ini terlihat berfluktuasi antara level support kuat di sekitar US$58.200 dan resistance utama di US$62.000. Pergerakan sideways ini terjadi pasca penurunan tajam sebelumnya, di mana para pembeli berulang kali berupaya mempertahankan area support krusial tersebut.
Level US$58.200 menjadi titik krusial yang harus diamati dalam jangka pendek. Bitcoin telah beberapa kali menunjukkan pantulan dari area ini, menandakan bahwa para pembeli masih aktif menjaga dan mempertahankan support tersebut. Apabila level ini berhasil dipertahankan, BTC berpotensi untuk kembali menguji resistance di atas US$60.000.
Guna memperbaiki struktur pasar jangka pendeknya, Bitcoin wajib bergerak solid di atas US$60.000. Jika harga berhasil bertahan di atas ambang tersebut, pembeli dapat berupaya mendorong BTC menuju resistance berikutnya di kisaran US$62.000. Penembusan (breakout) yang meyakinkan di atas US$62.000 akan menjadi sinyal kuat terbentuknya momentum pemulihan yang lebih substansial.
Sinyal Indikator dan Aliran Modal
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai memancarkan sinyal pemulihan yang ringan. Histogram MACD terlihat sedikit bergeser ke zona positif, dan garis MACD berupaya menembus garis sinyalnya. Meskipun sinyal ini belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan arah (reversal) yang besar, ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda dalam jangka pendek.
Sementara itu, Chaikin Money Flow (CMF) terpantau di angka 0,18, yang berada jauh di atas level nol. Nilai CMF yang positif ini menandakan masih adanya aliran modal yang masuk ke Bitcoin, meskipun pergerakan harga belum berhasil keluar dari area konsolidasi. Jika aliran modal positif ini dapat dipertahankan, potensi Bitcoin untuk menembus ambang US$60.000 akan semakin besar.
Waspada Risiko Penurunan
Meski ada beberapa sinyal teknikal yang mulai membaik, risiko penurunan (downside risk) tetap terbuka lebar. Apabila Bitcoin gagal mempertahankan support krusial di US$58.200, tekanan jual berpotensi kembali menguat. Dalam skenario terburuk, target penurunan berikutnya bisa berada di sekitar US$57.000, dan bahkan US$55.500 jika momentum bearish semakin mendominasi.
Prospek Campuran: Optimisme Jangka Panjang vs. Tantangan Jangka Pendek
Secara keseluruhan, prospek Bitcoin dalam jangka pendek masih cenderung netral hingga sedikit hati-hati, mengingat harga masih terperangkap dalam rentang konsolidasi. Para pembeli perlu menunjukkan kekuatan untuk mendorong BTC kembali di atas level US$60.000 dan US$62.000 guna membuka jalan bagi pemulihan yang lebih substansial. Namun, jika melihat gambaran besar, pandangan CZ tetap sangat bullish. Tingkat adopsi Bitcoin yang dinilai masih sangat rendah dan potensi pertumbuhan permintaan yang masif menjadi fondasi kuat bagi keyakinannya terhadap masa depan cerah aset digital ini.
Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News Poros Informasi untuk update berita kripto dan download aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






