Poros Informasi – Kabar baik bagi para pengendara di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa tidak ada pergeseran harga pada komoditas Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk periode transaksi hari ini, Jumat, 23 Oktober 2026. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat dalam merencanakan pengeluaran transportasi mereka di penghujung bulan.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis perusahaan, harga BBM baik yang masuk dalam kategori subsidi maupun nonsubsidi masih mengacu pada tarif yang berlaku di bulan September 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi di tingkat konsumen.

Stabilitas Harga BBM Subsidi untuk Jaga Daya Beli
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi dipastikan tetap stabil. Hal ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.
"Per 1 Oktober, harga BBM baik subsidi maupun nonsubsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September," ujar Kitty saat memberikan keterangan di Jakarta.
Kitty menambahkan bahwa produk subsidi seperti Pertalite dan Biosolar diprediksi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat meredam potensi inflasi yang dipicu oleh biaya energi.
Rincian Harga BBM Nonsubsidi dan Produk Premium
Berbeda dengan produk subsidi yang bersifat protektif, penetapan harga untuk BBM nonsubsidi tetap dipantau secara ketat oleh Pertamina. Perusahaan terus mempertimbangkan berbagai variabel pasar serta kondisi kemampuan ekonomi masyarakat sebelum melakukan penyesuaian harga.
Hingga saat ini, harga BBM nonsubsidi terpantau belum mengalami perubahan sejak awal September 2026. Berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina per 23 Oktober 2026 untuk wilayah Jabodetabek:
Produk Subsidi:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
Produk Nonsubsidi & Premium:
- Pertamax: Rp15.950 per liter
- Pertamax Green: Rp19.150 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
- Dexlite: Rp23.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp25.200 per liter
Dengan tetap dipertahankannya harga ini, masyarakat diharapkan dapat melakukan manajemen keuangan rumah tangga dengan lebih baik, terutama dalam mengantisipasi kebutuhan energi menjelang pergantian tahun.






