Harta Karun Rp5.400 Triliun! Bahlil Segera Audit 5 Tambang Raksasa

Renita

Harta Karun Rp5.400 Triliun! Bahlil Segera Audit 5 Tambang Raksasa

Poros Informasi – Pemerintah bergerak cepat menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai temuan cadangan mineral raksasa di tanah air. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi mendalam terhadap lima lokasi tambang yang memiliki nilai ekonomi fantastis tersebut.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh potensi sumber daya alam yang ada dapat dikelola secara optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Harta Karun Rp5.400 Triliun! Bahlil Segera Audit 5 Tambang Raksasa
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Mengincar Emas dan Tembaga di Wilayah Strategis

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai ekonomi yang mencapai angka Rp5.400 triliun atau setara USD 300 miliar tersebut bersumber dari komoditas strategis, yakni emas dan tembaga. Keberadaan cadangan ini diprediksi akan menjadi tulang punggung baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor hilirisasi.

Lokasi Temuan di NTB hingga Papua

Bahlil mengungkapkan bahwa lokasi tambang yang menjadi sorotan ini tersebar di beberapa wilayah kunci Indonesia. "Itu ada di NTB. Kemudian ada juga di Papua. Ada beberapa daerah lagi, saya lupa. Tapi ada lima yang diminta untuk dievaluasi, ya," ujar Bahlil saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Meskipun potensi nilainya sangat masif, pemerintah masih dalam tahap meninjau kembali detail teknis terkait lima konsesi tersebut. Fokus utama evaluasi adalah memastikan bahwa nilai cadangan yang telah terbukti (proven) tersebut dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi tambang.

Menindaklanjuti Temuan Presiden Prabowo

Pernyataan mengenai temuan ini sebelumnya mencuat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang berlangsung di Jiexco, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa dari ratusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang ada, terdapat lima konsesi spesifik yang memiliki nilai cadangan sangat signifikan.

"Baru saja saya menerima laporan bahwa ada 5 konsesi, 5 IUP dari sekian ratus IUP, 5 IUP memiliki cadangan proven yang sudah didasarkan atas studi cadangan nilainya itu adalah Rp 5.400 triliun atau USD 300 miliar," tegas Presiden Prabowo.

Pemerintah kini tengah mempersiapkan langkah eksekusi agar pemanfaatan cadangan emas dan tembaga ini tidak hanya sekadar menjadi angka di atas kertas, melainkan menjadi motor penggerak transisi energi dan penguatan ekonomi nasional di masa depan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar