Poros Informasi – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance / TUGU) kembali menunjukkan tajinya di industri asuransi dengan membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2025. Di tengah gejolak ekonomi dan implementasi standar akuntansi baru, perusahaan ini berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp357,53 miliar. Apa yang membuat Tugu Insurance mampu mencetak kinerja gemilang ini?
Pendapatan Jasa Asuransi Tugu Insurance Tumbuh Signifikan

Tugu Insurance mencatatkan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp4,2 triliun pada periode Januari-Juni 2025. Kontributor utama pendapatan ini berasal dari beberapa segmen kunci, yaitu:
- Harta Benda (Property): Rp1,76 triliun
- Offshore: Rp488,56 miliar
- Aviasi: Rp384,66 miliar
Selain itu, Hasil Jasa Asuransi juga tetap solid dengan angka Rp302,7 miliar.
Strategi Investasi Jitu Dongkrak Kinerja
Di tengah kondisi pasar keuangan global dan domestik yang penuh tantangan, Tugu Insurance berhasil mencatatkan hasil investasi yang mengesankan, mencapai Rp316,7 miliar atau tumbuh 22,9% secara year-on-year (yoy). Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengoptimalkan imbal hasil investasi dengan tetap berhati-hati dalam mengelola risiko.
Diversifikasi Pendapatan Jadi Kunci
Tugu Insurance juga mencatatkan pendapatan usaha lainnya senilai Rp257,84 miliar pada semester I-2025. Pendapatan ini berasal dari kontribusi anak-anak perusahaan Tugu Insurance yang terus berkembang, sebagai bagian dari strategi diversifikasi pendapatan perusahaan.
Adi Pramana, Presiden Direktur Tugu Insurance, mengungkapkan bahwa pencapaian ini didukung oleh komitmen perusahaan dalam menjaga fundamental keuangan yang sehat, terutama dalam menerapkan standar akuntansi baru PSAK 117 secara penuh dan mengoptimalkan hasil investasi.






