Poros Informasi – Arus modal global menunjukkan pergerakan signifikan pada kuartal ketiga tahun 2026. Minat para investor terhadap instrumen saham dan Exchange-Traded Fund (ETF) Amerika Serikat yang berbasis token digital mengalami lonjakan drastis. Fenomena ini menandai babak baru dalam cara investor mengakses pasar modal AS melalui teknologi aset terdigitalisasi.
Data terbaru menunjukkan adanya pertumbuhan masif pada jumlah pengguna yang mengoleksi aset tersebut, dengan kenaikan mencapai 68% dibandingkan kuartal sebelumnya. Tren positif ini tidak hanya terlihat pada jumlah pembeli, tetapi juga merambah pada aktivitas perdagangan secara keseluruhan.

Lonjakan Aktivitas Trader dan Volume Transaksi
Pertumbuhan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Berdasarkan data pasar, jumlah trader aktif mengalami eskalasi sebesar 64% secara kuartalan. Hal ini diikuti dengan peningkatan jumlah transaksi sebesar 55% serta volume perdagangan yang meroket hingga 51%.
Meskipun angka-angka ini menunjukkan antusiasme pasar yang sangat tinggi, para pelaku industri mengingatkan agar investor tetap waspada. Presiden Direktur Pintu Kemana Saja, Andy Putra, memberikan catatan penting terkait fenomena ini.
"Peningkatan tersebut menunjukkan bertambahnya aktivitas pengguna dalam memperdagangkan saham dan ETF tertokenisasi. Namun, pertumbuhan aktivitas perdagangan tidak serta-merta mencerminkan keuntungan yang diperoleh investor," ujar Andy Putra dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026).
Dominasi Raksasa Teknologi: Nvidia dan Apple Pimpin Pasar
Sektor teknologi tetap menjadi magnet utama bagi para pemburu profit. Saham-saham perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat mencatatkan pertumbuhan jumlah pembeli yang sangat fantastis.
Nvidia (NVDAX) muncul sebagai primadona dengan lonjakan jumlah pembeli mencapai 224% dibandingkan kuartal sebelumnya. Tak mau kalah, Apple (AAPLX) menyusul di posisi berikutnya dengan pertumbuhan sebesar 212%. Selain kedua raksasa tersebut, Alphabet (GOOGLX) juga mencatatkan kenaikan pembeli sebesar 131%, sementara Robinhood (HOODX) tumbuh sebesar 118%.
Eksposur ke Sektor Meta dan Komoditas Emas
Selain sektor teknologi murni, minat investor juga menyebar ke aset digital berbasis platform sosial dan komoditas. Aset tertokenisasi Meta (METAX) mencatatkan kenaikan volume perdagangan yang luar biasa, yakni melampaui angka 230%.
Menariknya, investor juga mulai melirik instrumen yang menawarkan perlindungan nilai. Jumlah pembeli pada SPDR Gold ETF meningkat lebih dari 170%. Hal ini mengindikasikan bahwa di tengah dinamika pasar saham yang agresif, terdapat kecenderungan investor untuk tetap mencari eksposur terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging).






