Poros Informasi – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini tengah berada di persimpangan jalan menuju digitalisasi penuh. Menyadari peran krusial sektor ini sebagai tulang punggung ekonomi nasional, Peruri mengambil langkah strategis dengan meluncurkan program akselerasi melalui Peruri Digital Entrepreneur Academy (Pedia) 2026. Program ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah inkubasi bisnis intensif yang dirancang untuk memperkuat fondasi daya saing pelaku usaha di tengah gempuran teknologi.
Transformasi Digital Melalui Inkubasi Intensif

Selama lebih dari tiga bulan, para pelaku UMKM yang terpilih mengikuti rangkaian pendampingan yang komprehensif. Fokus utama dari program Pedia 2026 ini adalah membekali para pengusaha dengan kemampuan adaptasi teknologi yang mumpuni. Tidak hanya terpaku pada cara berjualan secara daring, para peserta juga digembleng dalam menyusun strategi bisnis yang lebih matang serta optimalisasi pemasaran digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa UMKM tidak hanya sekadar "pindah ke online", tetapi benar-benar memahami ekosistem digital secara menyeluruh. Dengan strategi yang tepat, UMKM diharapkan mampu bersaing dengan pemain besar di pasar digital yang semakin kompetitif.
Keamanan Transaksi: Kunci Kepercayaan Konsumen
Salah satu aspek yang sering menjadi kendala bagi pelaku usaha kecil dalam bertransformasi adalah masalah legalitas dan keamanan. Menjawab tantangan tersebut, Peruri memperkenalkan solusi teknologi Peruri Shield. Teknologi ini hadir untuk memberikan jaminan keamanan pada setiap transaksi serta memperkuat aspek legalitas dokumen usaha para peserta.
Dengan adanya integrasi teknologi keamanan ini, UMKM diharapkan memiliki standar profesionalisme yang setara dengan perusahaan besar. Hal ini sangat penting untuk membangun kepercayaan (trust) di mata konsumen, terutama dalam transaksi berbasis digital yang sangat rentan terhadap risiko keamanan data.
Menuju UMKM yang Mandiri dan Naik Kelas
Puncak dari rangkaian program ini ditandai dengan digelarnya Graduation Day Pedia 2026. Momen kelulusan ini menjadi simbol keberhasilan para pelaku usaha dalam melewati masa transisi dan komitmen mereka untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman.
Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, menegaskan bahwa kehadiran Peruri dalam ekosistem ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan ekonomi untuk mendorong kemandirian pengusaha lokal. Menurutnya, UMKM adalah bagian integral dari ekonomi nasional yang harus terus didorong agar bisa "naik kelas".
"Kami berharap para UMKM peserta Pedia 2026 semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membantu usahanya lebih maju di era digital yang kompetitif," ungkap Adi Sunardi dalam keterangan resminya.
Melalui inisiatif seperti ini, diharapkan muncul gelombang baru pengusaha lokal yang tidak hanya tangguh secara finansial, tetapi juga melek teknologi dan mampu membawa produk lokal bersaing di kancah global.






