Terkuak! Strategi Jitu Askrindo Jamin Keamanan Ekonomi Maritim

Renita

Terkuak! Strategi Jitu Askrindo Jamin Keamanan Ekonomi Maritim

Poros Informasi – Sektor maritim Indonesia, yang menjadi tulang punggung perekonomian pesisir, kerap dihantam badai ketidakpastian. Mulai dari ancaman kerusakan kapal hingga hantaman bencana alam, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kelautan, termasuk nelayan dan pengusaha pengolahan ikan, menghadapi risiko besar yang mengancam kelangsungan hidup usaha mereka. Menyadari urgensi ini, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mengambil langkah strategis dengan menggandeng PT Satya Trinadi Komira Perkasa untuk menghadirkan jaring pengaman ekonomi yang lebih kokoh.

Mengurai Benang Kusut Risiko Sektor Maritim

Terkuak! Strategi Jitu Askrindo Jamin Keamanan Ekonomi Maritim
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Para pelaku usaha di sektor kelautan, yang sebagian besar merupakan UMKM, hidup berdampingan dengan ketidakpastian yang inheren dalam aktivitas mereka. Satu kali badai dahsyat, kerusakan mesin kapal yang tak terduga, atau fluktuasi harga ikan yang ekstrem dapat melumpuhkan mata pencarian, bahkan menghancurkan modal usaha yang telah dibangun bertahun-tahun. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada individu dan keluarga mereka, tetapi juga pada stabilitas rantai pasok perikanan dan denyut ekonomi lokal secara keseluruhan. Kebutuhan akan perlindungan finansial yang adaptif, terjangkau, dan relevan menjadi sangat krusial agar mereka dapat terus berlayar dan berproduksi tanpa dihantui kecemasan berlebihan yang menghambat inovasi dan pertumbuhan.

Solusi Komprehensif dari Hulu ke Hilir

Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Askrindo, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman pada Senin, 15 Desember 2025, secara resmi memperluas jangkauan perlindungannya. Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, bersama Direktur Utama PT Satya Trinadi Komira Perkasa, Emil Arifin, menandatangani perjanjian yang disaksikan langsung oleh Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia (KemenUMKM RI), Harun A.S. Kolaborasi strategis ini membuka akses bagi jaringan usaha Komira, yang mencakup sekitar 500 kapal nelayan dan ribuan pelaku usaha pemindang ikan di 20 titik strategis di seluruh Indonesia, untuk mendapatkan proteksi yang esensial.

Produk yang ditawarkan mencakup Asuransi Umum, Asuransi Mikro Usahaku, dan Asuransi Mikro Bahari. "Ini merupakan langkah strategis dalam memperluas pelindungan bagi UMKM di sektor maritim. Kami hadirkan solusi pelindungan dari hulu hingga hilir dengan biaya yang terjangkau dan relevan untuk mendukung keberlangsungan usaha para nelayan dan pengusaha pemindang ikan," tegas Budhi Novianto, menyoroti pentingnya inisiatif ini dalam menciptakan iklim usaha yang lebih aman dan berkelanjutan bagi komunitas maritim.

Dampak Ekonomi dan Visi Keberlanjutan

Inisiatif ini bukan sekadar penyediaan polis asuransi, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam stabilitas dan pertumbuhan ekonomi maritim nasional. Dengan adanya jaminan perlindungan, para pelaku usaha diharapkan dapat lebih fokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, dan inovasi produk, tanpa harus terbebani kekhawatiran finansial akibat risiko tak terduga. Hal ini akan mendorong roda perekonomian lokal berputar lebih cepat, menciptakan lapangan kerja, dan secara signifikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya pada sektor kelautan.

Dukungan dari KemenUMKM RI melalui kehadiran Harun A.S. juga mengindikasikan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat fondasi UMKM di sektor strategis ini. Langkah Askrindo ini selaras dengan visi Indonesia sebagai negara maritim yang tangguh, di mana setiap elemen ekosistemnya, terutama para pelaku usaha kecil, mendapatkan perlindungan yang layak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Membangun Ekosistem Bisnis yang Tangguh

Melalui sinergi antara BUMN asuransi dan mitra strategis, ekosistem bisnis kelautan diharapkan menjadi lebih tangguh dan adaptif terhadap berbagai tantangan, baik yang bersifat alamiah maupun pasar. Kehadiran asuransi mikro yang terjangkau dan relevan menjadi katalisator bagi pemberdayaan ekonomi, memungkinkan para nelayan dan pengusaha pemindang ikan untuk bangkit kembali pasca-bencana atau kerugian, serta mendorong mereka untuk berinvestasi lebih jauh dalam pengembangan usaha. Askrindo berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa semangat dan aktivitas penangkapan ikan serta pengolahan hasil laut dapat terus berjalan lancar, menjadikan sektor maritim sebagai pilar ekonomi yang kokoh dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun global.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar