Terungkap! Tol Palembang-Betung Fungsional, Mudik 2026 Lebih Lancar?

Renita

Terungkap! Tol Palembang-Betung Fungsional, Mudik 2026 Lebih Lancar?

Poros Informasi – Sektor infrastruktur kembali menunjukkan geliatnya dalam mendukung mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat. PT Hutama Karya (Persero), sebagai salah satu BUMN terdepan dalam pembangunan infrastruktur, mengumumkan rencana strategis pengoperasian fungsional ruas Jalan Tol Palembang-Betung. Langkah ini diproyeksikan menjadi solusi vital untuk mengurai kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026, menjanjikan efisiensi waktu dan biaya bagi para pelaku perjalanan.

Pengoperasian fungsional ini merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya untuk mempercepat konektivitas antarwilayah, khususnya di Sumatera. Dengan target Lebaran 2026, jalan tol ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran distribusi barang dan jasa, serta kenyamanan perjalanan masyarakat.

Terungkap! Tol Palembang-Betung Fungsional, Mudik 2026 Lebih Lancar?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Progres Konstruksi dan Jaminan Keamanan

Investasi besar dalam proyek Jalan Tol Palembang-Betung kini mendekati tahap akhir. Hingga saat ini, progres konstruksi proyek strategis nasional ini telah menembus angka 79,40 persen. Angka ini mencerminkan komitmen Hutama Karya dalam mempercepat penyelesaian infrastruktur vital yang akan menjadi tulang punggung perekonomian regional.

Kendati statusnya masih fungsional, perusahaan memastikan bahwa setiap segmen yang akan dibuka telah melalui serangkaian uji kelayakan dan memenuhi standar keselamatan tertinggi. Koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait juga terus diperkuat guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan optimalisasi pelayanan bagi pengguna jalan selama periode krusial Lebaran. Jaminan keamanan ini menjadi prioritas utama untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman.

Detail Ruas Fungsional yang Disiapkan

Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menjelaskan bahwa skema pengoperasian fungsional ini akan mencakup ruas sepanjang kurang lebih 53,2 kilometer. Segmen ini membentang dari STA 42+500 hingga STA 95+700, meliputi baik Jalur A maupun Jalur B.

"Langkah ini merupakan upaya konkret kami untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat selama puncak arus perjalanan Lebaran 2026," ungkap Mardiansyah dalam pernyataan resminya yang diterima porosinformasi.co.id pada Jumat (27/2/2026). Penjelasan ini menegaskan fokus Hutama Karya pada dampak positif terhadap pergerakan ekonomi dan sosial, terutama dalam momen-momen penting seperti Lebaran.

Fasilitas Pendukung untuk Kenyamanan Pemudik

Untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran pengguna jalan, Hutama Karya juga telah merancang sejumlah fasilitas pendukung. Sebuah Barrier Gate Temporary akan diposisikan di STA 41+700, berfungsi sebagai titik tapping bagi kendaraan yang melanjutkan perjalanan dari Jalan Tol Kayuagung-Palembang. Sistem ini dirancang untuk memastikan integrasi yang mulus dengan ruas tol yang sudah beroperasi.

Tak hanya itu, dua unit Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) strategis juga disiapkan di STA 71+200, masing-masing di sisi Jalur A dan Jalur B. TIP ini akan dilengkapi dengan utilitas esensial seperti pasokan listrik dan air bersih, memastikan layanan optimal bagi para pemudik yang membutuhkan rehat sejenak. Ketersediaan fasilitas ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kelelahan pengemudi dan mendukung perjalanan yang lebih aman, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengalaman pengguna jalan.

Dengan progres yang signifikan dan persiapan matang ini, Jalan Tol Palembang-Betung diharapkan tidak hanya menjadi jalur alternatif, tetapi juga tulang punggung konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi regional Sumatera Selatan, khususnya menjelang momen penting seperti Lebaran 2026.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar