Pasar Kripto: Sinyal Pemulihan Altcoin Selektif, ‘Altseason Penuh’ Masih Menanti
Poros Informasi – 23 Juli 2026 | Pasar aset kripto global saat ini tengah menyaksikan gelombang pemulihan di segmen altcoin. Namun, para analis menekankan bahwa Altcoin Mulai Menguat, tapi Belum Masuk Altseason Penuh. Pergerakan yang terjadi masih bersifat selektif, di mana beberapa token mampu mencatatkan kenaikan signifikan berkat katalis spesifik, sementara mayoritas aset kripto lainnya masih tertinggal jauh dari harga peluncuran maupun puncak historisnya.
Menurut data terbaru, dominasi Bitcoin masih bertengger di level tinggi, mencapai sekitar 58,85%. Kapitalisasi pasar kripto global secara keseluruhan berada di kisaran US$2,33 triliun. Sementara itu, Altcoin Season Index masih berada di angka 52, jauh di bawah ambang batas 75 yang umumnya menjadi indikator konfirmasi dimulainya altseason penuh. Kondisi ini menegaskan bahwa pasar belum memasuki fase euforia altcoin secara menyeluruh.
Fokus pada Token dengan Narasi Kuat dan Aktivitas Whale
Kenaikan harga altcoin saat ini lebih banyak terkonsentrasi pada token-token tertentu yang didukung oleh narasi sektor yang kuat, aktivitas signifikan dari pemegang besar (whale), atau katalis proyek yang relevan. Fenomena ini menjelaskan mengapa sebagian besar altcoin masih belum menunjukkan performa impresif.
ONDO dan BANK Jadi Sorotan
Salah satu token yang berhasil menarik perhatian adalah ONDO. Pada pertengahan Juli, token ini dilaporkan mengalami kenaikan sekitar 15% hingga 18%. Lonjakan ini dipicu oleh pengumuman inisiatif tokenized stocks dari Ondo Finance dan kerja sama strategis dengan SBI Group asal Jepang untuk tokenisasi aset Jepang. Secara akumulatif, ONDO telah mencatat kenaikan sekitar 101% sejak peluncurannya. Meskipun demikian, harga token ini masih berada sekitar 81% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada Desember 2024, menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup besar dari level puncak sebelumnya.
Di sisi lain, Lorenzo Protocol (BANK) menunjukkan pergerakan yang lebih agresif. Token ini sempat diperdagangkan antara US$0,1209 hingga US$0,2541, mencatat kenaikan lebih dari 1.000% dari level terendahnya di bulan Juni. Meskipun sempat terkoreksi sekitar 26,4% dari puncaknya pada 21 Juli, perhatian pasar terhadap BANK meningkat menyusul adanya transfer besar 84 juta BANK yang diduga terkait dengan wallet foundation, serta laporan pembelian 636.683 BANK oleh World Liberty Financial. Namun, pada 22 Juli, kenaikan short interest dan penurunan open interest mulai mengindikasikan adanya aksi ambil untung, menandakan potensi volatilitas yang tetap tinggi meskipun momentumnya kuat.
Altcoin Lain dalam Pantauan: SOL, AVAX, SUI, dan LINK
Selain ONDO dan BANK, beberapa altcoin lain juga mulai menunjukkan sinyal pemulihan yang patut diperhatikan:
- Solana (SOL): Analis Michaël van de Poppe tetap optimistis terhadap SOL, memperkirakan potensi kenaikan di atas US$100 jika area support di kisaran US$70 mampu bertahan.
- Avalanche (AVAX): AVAX berpotensi bergerak menuju US$10 jika berhasil menembus level resistance penting.
- Sui (SUI): Menunjukkan tanda pemulihan di sekitar US$0,76, meskipun masih jauh dari puncak historisnya yang turun 85,7% dari Januari 2025.
- Chainlink (LINK): Aktivitas whale pada LINK dilaporkan kuat, dengan akumulasi lebih dari 14 juta token dalam tiga pekan terakhir oleh pemegang besar, yang berpotensi mengurangi suplai di pasar.
- Ethena (ENA): Mencatat reli 17% setelah indikator TD Sequential memberikan sinyal bullish, dengan target berikutnya dipantau di sekitar US$0,13.
Token lain seperti ARB, UNI, AAVE, ETHFI, NEAR, dan ZEC juga masuk dalam daftar pantauan karena menunjukkan potensi teknikal atau narasi yang membaik.
Mayoritas Altcoin Masih Tertekan
Meskipun ada beberapa lonjakan harga yang menarik, data pasar secara keseluruhan menunjukkan bahwa kondisi altcoin belum sepenuhnya sehat. Laporan dari CryptoRank mencatat bahwa hanya 8 dari 113 token besar yang diluncurkan sejak 2024 yang masih diperdagangkan di atas harga peluncurannya. Median return dari kelompok token tersebut bahkan berada di kisaran -95,7%. Hyperliquid (HYPE) memimpin kenaikan dengan 1.519% sejak peluncuran, diikuti oleh ONDO dengan 101,4%. Data ini menggarisbawahi bahwa sebagian besar token baru masih menghadapi tekanan berat pasca-listing, di mana hype awal seringkali tidak cukup untuk menopang harga tanpa dukungan tokenomik, jadwal unlock, dan permintaan pasar yang memadai.
Di sisi lain, arus masuk ETF Solana pada bulan Juli mulai menunjukkan tren positif setelah mengalami outflow pada Juni. Katalis regulasi seperti CLARITY Act juga masih menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi sentimen altcoin, meskipun prosesnya di Kongres masih belum pasti.
Untuk saat ini, kenaikan altcoin masih lebih banyak didorong oleh katalis spesifik, aktivitas whale, dan narasi sektoral tertentu. Selama likuiditas belum menyebar lebih luas dan dominasi Bitcoin belum turun secara signifikan, reli yang terjadi saat ini lebih tepat disebut sebagai selective altcoin rally, bukan altseason penuh. Pasar masih dalam fase transisi, di mana investor perlu cermat mengamati perkembangan fundamental dan teknikal dari masing-masing aset.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






