Poros Informasi – Dunia aset digital kembali menyoroti pergerakan harga Pi Network (PI) yang menunjukkan tren pelemahan signifikan. Setelah sempat memicu gelombang optimisme di kalangan komunitasnya berkat peluncuran pembaruan jaringan terbaru, Protocol v25, aset kripto ini kini justru terperosok. Pergerakan ini memicu pertanyaan krusial di kalangan investor dan trader: apakah ini hanya koreksi sehat setelah euforia sesaat, ataukah ada sinyal peringatan yang lebih dalam membayangi masa depan proyek ini?
Data perdagangan terkini menunjukkan harga Pi Network (PI) berada di kisaran US$0,0908, mengalami penurunan sekitar 1,46% dalam 24 jam terakhir. Angka ini menempatkan PI di bawah performa sebagian besar aset kripto utama, meskipun pasar secara keseluruhan juga masih menghadapi tekanan. Koreksi harga ini mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi, terutama setelah lonjakan harga yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Euforia Mereda, Aksi Ambil Untung Mendominasi
Penurunan harga Pi Network ini diyakini kuat berasal dari fenomena "buy the rumor, sell the news" yang lazim terjadi di pasar kripto. Investor cenderung mengakumulasi aset menjelang peluncuran pembaruan besar, kemudian merealisasikan keuntungan setelah pembaruan tersebut resmi dirilis.
Meskipun Protocol v25 membawa sejumlah peningkatan teknis yang diharapkan dapat memperkuat fondasi jaringan Pi Network, pembaruan tersebut belum mampu memicu lonjakan permintaan yang berkelanjutan. Setelah euforia awal mereda, banyak trader jangka pendek memilih untuk mengambil keuntungan, sehingga memicu gelombang penjualan yang menekan harga kembali ke level yang lebih rendah. Ini adalah pola yang sering terlihat, di mana ekspektasi pasar seringkali lebih tinggi daripada dampak langsung dari sebuah update.
Volume Perdagangan Menipis, Minat Beli Lesu
Tekanan jual terhadap Pi Network juga diperkuat oleh menurunnya aktivitas perdagangan. Volume transaksi PI dilaporkan turun tajam dibandingkan beberapa hari sebelumnya, menandakan bahwa minat beli mulai melemah seiring dengan hilangnya momentum peluncuran upgrade.
Penurunan volume ini menjadi sinyal penting bahwa reli harga sebelumnya belum didukung oleh arus modal baru yang cukup besar. Tanpa peningkatan aktivitas perdagangan yang substansial, setiap upaya pemulihan harga cenderung akan rapuh dan mudah dibatalkan oleh aksi jual, membuat aset lebih rentan terhadap volatilitas.
Bayang-Bayang Pasokan dan Tekanan Jual Jangka Panjang
Selain faktor teknikal dan sentimen pasar jangka pendek, Pi Network juga masih menghadapi tekanan dari sisi pasokan token. Jadwal pelepasan token atau token unlock yang akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan menjadi perhatian serius bagi sebagian investor.
Bertambahnya jumlah token yang beredar di pasar berpotensi meningkatkan tekanan jual, terutama jika para pemegang token memutuskan untuk melepas aset mereka. Faktor inilah yang dinilai masih menjadi penghambat utama bagi Pi Network untuk membangun tren kenaikan yang lebih kuat dan berkelanjutan, karena pasokan yang meningkat tanpa diimbangi permintaan yang seimbang akan selalu menekan harga.
Analisis Teknikal: Di Persimpangan Jalan
Secara teknikal, Pi Network saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah reli singkat yang sempat membawa harga mendekati level psikologis US$0,10. Area US$0,085 menjadi support penting yang harus dipertahankan agar peluang pemulihan tetap terbuka.
Apabila harga mampu bertahan di atas level tersebut dan volume perdagangan kembali menunjukkan peningkatan, Pi berpeluang untuk menguji kembali resistance di kisaran US$0,095 hingga US$0,10. Sebaliknya, jika support US$0,085 ditembus, harga berisiko kembali turun menuju area US$0,0705, yang merupakan salah satu titik terendah pada pertengahan Juli lalu. Investor dan trader disarankan untuk memantau level-level kunci ini dengan cermat.
Pergerakan harga Pi Network saat ini adalah cerminan dari dinamika pasar kripto yang kompleks, di mana euforia sesaat setelah upgrade seringkali diikuti oleh fase koreksi. Aksi ambil untung setelah peluncuran Protocol v25, ditambah dengan volume perdagangan yang lesu dan ancaman token unlock, menjadi faktor utama yang menekan PI. Pasar tampaknya masih menanti katalisator baru yang lebih substansial untuk memicu permintaan berkelanjutan.
Dalam jangka pendek, pergerakan Pi Network diperkirakan masih akan berada dalam fase konsolidasi. Selama harga mampu bertahan di atas US$0,085, peluang untuk kembali menguji level US$0,10 masih terbuka. Namun, jika tekanan jual terus berlanjut dan volume perdagangan semakin menurun, risiko koreksi menuju area terendah sebelumnya akan kembali meningkat, menuntut kehati-hatian dari para pelaku pasar.
Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News porosinformasi.co.id untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






